Posted in Uncategorized

Persaingan Lini Tengah Makin Ketat, Ini Kata Milner

Kedatangan Naby Keita dan Fabinho di Liverpool pada musim panas ini, telah merangsang persaingan yang lebih banyak di lini tengah skuat asuhan Jurgen Klopp.

Meski demikian, James Milner, yang adalahsalah satu pemain yang tampil menonjol ketika Liverpool meraih kemenangan di laga pendahuluan Liga Premier Inggris melawan West Ham United pada akhir pekan lalu, menegaskan bahwa dia mengharapkan persaingan untuk masing-masing posisi di skuat The Reds.

“Saya mengharapkan persaingan di masing-masing posisi, dan saya hendak bermain di kesebelasan terbaik dengan pemain terbaik,” kata Milner. “Kami bakal memiliki tidak sedikit permainan, dan saya yakin manajer bakal merotasi tim. Setiap kali saya mendapat peluang di lapangan, saya mesti mengambilnya.”

“Cara kami bermain paling berbeda, paling intens, dan adalahgaya bertahan dan mengurangi yang berbeda.

“Para pemain yang berasal dari sekian banyak liga dan negara berbeda, pun harus beradaptasi dengan sepak bola Inggris dan kehidupan baru di luar lapangan, jadi saya mesti mempertimbangkannya dan memberi mereka waktu.

“Saya telah bermain di Inggris sepanjang hidup saya, namun saya masih mengejar klub yang susah berubah, jadi kami mesti membuatnya semudah yang kami dapat untuk mereka,” tutup Milner.

Posted in Uncategorized

Mantan Spurs Ini Khawatir dengan Situasi Alderweireld

Mantan gelandang Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas, menuliskan bahwa Toby Alderweireld berhak menemukan kontrak besar dan bakal meninggalkan Spurs, andai dia tidak mendapatkannya.

Alderweireld paling bersangkutan dengan Manchester United sekitar bursa transfer musim panas ini. Akan tetapi, Setan Merah tak mau memenuhi harga yang diminta The Lilywhites guna bek tengah kesebelasan nasional Belgia tersebut.

Itu berarti Tottenham mesti memasarkan Alderweireld ke klub asing sebelum bursa transfer Eropa diblokir pada akhir bulan ini, andai mereka hendak mendapatkan duit yang besar dari penjualan pemain berusia 29 tahun tersebut.

Alderweireld masih mempunyai satu tahun tersisa dalam kontraknya ketika ini, tergolong mempunyai klausul rilis sebesar 25 juta Pounds yang baru digiatkan di musim panas mendatang.

Untuk ketika ini, Alderweireld masih tetap menjadi pemain Spurs. Namun manajer Spurs, Mauricio Pochettino meninggalkannya di bangku cadangan pada laga pendahuluan Liga Premier Inggris melawan Newcastle United.

Lantas, Jenas mengakui bahwa dia paling prihatin dengan kondisi Alderweireld. Dia lantas memprediksi bahwa bek tersebut akhirnya bakal meninggalkan White Hart Lane, andai tak menemukan kontrak baru dari Spurs.

“Saya cemas tentang kondisi itu,” kata Jenas. “Saya pikir andai ada yang bakal menawar dengan masih terbukanya bursa transfer di Eropa, dia bakal menjadi orang yang barangkali akan pergi.”

“Saya selalu bercita-cita dia bakal menjadi orang yang tinggal, namun saya memahami situasi Toby. Dia sedang di akhir kariernya, dia mengharapkan kontrak besar, dia pantas mendapatkan kontrak besar, dan dia bakal mendapatkan kontrak besar itu. Dan andai Tottenham tidak melakukannya, dia akan menantikan dan mendapatkannya di lokasi lain,” imbuhnya.

Posted in Uncategorized

Keane Klaim Tekad Mo Salah Kembali ke Inggris adalah Fenomenal

Kembalinya Mohamed Salah ke Liga Premier Inggris dan menyuguhkan penampilan yang mengesankan ialah suatu urusan yang fenomenal. Demikian pendapat mantan pemain depan Liverpool, Robbie Keane.

Mo Salah memenangkan Golden Boot pada musim lalu, sesudah mencetak 32 gol guna Liverpool dan membawa klub finis di urutan keempat klasemen Liga Premier Inggris.

Padahal, sebelumnya pemain asal Mesir tersebut kesulitan tampil di Inggris ketika bermain guna Chelsea. Dia lantas pindah ke Italia dan menjadi bintang di Fiorentina dan AS Roma.

Pesepakbola berusia 26 tahun tersebut sukses di ibukota Italia, di mana dia mencetak 15 gol dalam 31 penampilan guna Giallorossi. Kemudian The Reds menggelontorkan dana sebesar 34 juta Pounds untuk menggondol pemain sayap tersebut ke Anfield pada musim lalu.

Berkaitan dengan urusan itu, Keane memuji Mo Salah, karena mau kembali ke Inggris, walau pernah merasakan kendala di Stamford Bridge.

“Fakta bahwa Salah pergi ke Italia dan dapat bersinar bareng Fiorentina dan Roma, lantas kembali ke Inggris dan menghasilkan peragaan yang dia kerjakan dengan Liverpool, tersebut fenomenal,” kata Keane.

“Dia [Salah] terus mencari peluang untuk mengindikasikan kualitasnya sebagai pemain, dan dia tentu menemukannya di Liverpool di bawah arahan Jurgen Klopp. Cara mereka bermain tentu sesuai dengan gayanya,” pungkasnya.