Posted in Uncategorized

Dikritik Para Mantan Inggris, Begini Respon Bailly

Bek tengah Manchester United, Eric Bailly, menjawab kritik mantan pemain Liverpool, Graeme Souness, dan legenda Setan Merah, Gary Neville, yang dilontarkan sesudah The Red Devils kalah dengan skor 3-2 dari Brighton & Hove Albion pada akhir pekan lalu.

Seperti diketahui, Bailly dan Victor Lindelof kendala untuk menjaga lini belakang Setan Merah dari kecurian gol, dalam laga yang dilangsungkan di Amex Stadium. Hal tersebut menyebabkan orang-orang laksana Souness dan Neville mengkritik semua pemain belakang United, khususnya untuk pemain asal Pantai Gading, Bailly.

Melalui Sky Sports, Souness menuliskan** bahwa Bailly tidak tahu andai dia sedang di ‘New York atau New Year’, sesudah United kalah dari Brighton. Dan kini, dalam suatu wawancara dengan The Mirror, Bailly merespons komentar tersebut.

“Saya tidak jarang kali menerima kritik dengan baik saat itu mempunyai sifat membangun, saat mereka terdapat di sana untuk menolong dan saya benar-benar menyenangi kritik, namun dengan teknik yang positif,” kata Bailly.

“Tapi apa yang disebutkan Graeme Souness tidak banyak tidak sopan sebab menjadi paling pribadi, dan tersebut bukan jenis kritik yang dapat menolong pemain muda berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bailly, pun membalas komentar Neville yang menyinggung dia dan teman bek tengahnya tidak lumayan membantu guna menantang gelar Liga Premier Inggris.

“Saya pikir kritik tersebut agak keras, khususnya dari orang-orang yang sudah memainkan permainan, dan barangkali telah membuat kekeliruan sendiri sekitar karier mereka,” kata Bailly.

“Sebagai pemain muda, kami membutuhkan sokongan dari orang-orang ini. Jika kami mendapat lebih tidak sedikit dukungan dari orang-orang ini, itu dapat membantu kami. Namun komentar negatif sepanjang masa-masa tidak menolong para pemain muda atau tim,” pungkasnya.

Posted in Uncategorized

Carragher Yakin MU Akan Segera Miliki Manajer Baru

Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, mengklaim bahwa Manchester United bakal segera mempunyai manajer baru, andai pada kesudahannya Jose Mourinho angkat kaki dari kursi kepelatihan di Old Trafford.

Manchester United merasakan musim panas yang sarat gejolak. Mereka gagal menyebabkan bek tengah baru, yang mana urusan tersebut memicu bentrokan antara CEO klub, Ed Woodward dengan sang manajer, Jose Mourinho.

Kemudian, Manchester United mesti menelan pil pahit pada laga pekan kedua Liga Premier Inggris musim ini, saat diungguli tim papan bawah di Inggris, yaitu Brighton & Hove Albion dengan skor 3-2.

Lantas, kekalahan tersebut memicu rumor yang menuliskan** bahwa Mourinho bakal disingkirkan dari kursi kepelatihan di Old Trafford dalam masa-masa dekat. Bahkan, pihak klub diadukan telah menyiapkan kandidat pengganti, andai juru taktik asal Portugal tersebut akhirnya meninggalkan klub.

Mengenai urusan itu, Jamie Carragher beranggapan bahwa Manchester United bakal segera mempunyai manajer baru. “Jika Mourinho meninggalkan United pada etape tertentu musim ini, saya yakin mereka bakal mempunyai pelatih baru satu tahun dari sekarang,” Kata Carragher.

“Pekerjaan besar apa yang dapat dia harapkan selanjutnya? Tentu saja, dia [Mourinho] bakal tetap menjadi di antara pelatih yang sangat dihargai dan didambakan di dunia, namun posisi klub berikutnya mesti sedang di tingkat di bawah elit ketika ini.

“Dia mesti pergi ke sebuah tempat yang hendak membangun pulang tim, mengupayakan untuk mengejar, sampai sampai ke satu lokasi di mana klub besar berada, dan lantas dia bisa menargetkan pemain sangat mahal di dunia,” jelasnya.

Posted in Uncategorized

Gubernur Terbodoh di Dunia

Gubernur Terbodoh di Dunia
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Gubernur Terbodoh di Dunia, Anies Baswedan

Setelah DKI Jakarta di pimpin oleh Gubernur Anies Baswedan selama 2 tahun, beliau telah di cap sebagai Gubernur yang terbodoh di dunia. Hal tersebut menanggapi bahwa selama proses kepemimpinannya tidak memiliki prestasi yang tercapai. Adapun prestasi yang telah berhasil pun adalah hasil dari lanjutan Gubernur yang sebelumnya.

Berikut beberapa alasan di katakan sebagai Gubernur yang terbodoh / paling bodoh dan masalah yang terjadi selama masa kepemimpinan dari Gubernur Anies Baswedan selama dekade terakhir.

  • Pengadaan Lem Aibon yang menggunakan dana APBD hingga Milliaran rupiah
  • Pemasangan Bambu getah getih yang menggunakan dana APBD hingga ratusan juta rupiah
  • Pemasangan lampu pohon di jalan yang tidak diindahkan oleh warga.
  • Bencana banjir yang merugikan dan memakan korban jiwa karena ketidaksigapan dari pemerintah DKI.

Masih banyak kejadian yang gagal di pimpin oleh Gubernur Anies Baswedan. Bahkan para pemimpin lainnya yang memberikan saran yang lebih baik pun tidak di indahkan oleh Gubernur yang satu ini.

Masyarakat juga memulai untuk melakukan protes kepada pemerintah DKI terkait dengan kepemimpinannya yang tidak membuahkan hasil apapun, terlebih banyak menggunakan dana APBD namun tidak terlihat perkembangan yang dituju dari dana tersebut.

Karena alasan itulah Gubernur DKI Jakarta yang sekarang pun dikenal sebagai Gubernur terbodoh di dunia. Bahkan beberapa negara juga membahasnya dan mengakui hal tersebut.

Posted in Uncategorized

Diisukan Perang Dingin, Mourinho: Saya Tidak Punya Masalah dengan Woodward

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, sudah menepiskan spekulasi yang memberitakan bahwa ia sedang berkonflik dengan kepala eksekutif Setan Merah, Ed Woodward.

Setelah musim panas yang kacau, pelatih asal Portugal tersebut dikabarkan sudah menjadi individu yang arogan di ruang ganti Manchester United, di mana ia tidak jarang kali menyalahkan pemain-pemain andai timnya meraih hasil minor, seperti ketika kalah atas Brighton & Hove Albion pekan lalu.

Di samping mengkritik pemainnya, Mourinho pun menyatakan ketidakpuasannya dengan kegiatan Setan Merah di bursa transfer musim panas ini, di mana Woodward menampik permintaan transfernya. Lantas urusan itu membuat tidak sedikit spekulasi yang menuliskan** bahwa kedua pria tersebut mempunyai keretakan hubungan.

Dan tentang hal tersebut, Mourinho menegaskan bahwa ia tidak mempunyai konflik dengan Woodward dan menuliskan** bahwa itu melulu perbuatan media.

“Saya tidak tahu 10% dari apa yang ditulis oleh media,” kata Mourinho pada pers-nya. “Tentu saja. Tidak terdapat masalah.”

“Saya merasa kami bermain baik melawan Leicester dan kami menang. Saya merasa kami bermain buruk melawan Brighton dan kami kalah. Itu saja, dan Saya hendak bermain dengan baik dan menang ketika melawan Spurs.

“Untuk bermain dengan baik dan menang, tidak boleh membuat kesalahan, bermain dengan baik dan menang. Itulah yang kami inginkan. Saya tidak bakal berkomentar tentang urusan tersebut karena tidak terdapat masalah,” tegas Mourinho.